Saturday, 10 September 2016

JK Minta Otomotif Indonesia Standar Euro IV

Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla meminta para pelaku industri otomotif nasional untuk menerapkan standar emisi Euro IV. Standar emisi yang ada saat ini (Euro II) dianggap tidak pro kemajuan industri dan menahan kinerja ekspor.



"Kalau sudah Euro IV, produsen akan senang karena bisa ekspor lebih banyak lagi mobil ke beberapa negara di luar Indonesia," ucap Jusuf Kalla dalam sambutan pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), di ICE, BSD, Tangerang, Kamis (11/8/2016).

Acara ini diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Gubernur Banten Rano Karno, pengurus Gaikindo, dan peserta lain.


KOMPAS.Com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri acara GIIAS 2016,di Indonesia Convention Exibition (ICE) BSD City Tangerang, Kamis (11/8/2016). Pameran otomotif international ini akan berlangsung 11-21 Agustus.
Wapres mengatakan, industri otomotif merupakan indikator kemajuan suatu negara. Diharapkan, ke depan Indonesia bisa seperti negara-negara berkembang lain dan bicara potensi cukup besar.

Sekarang ini, tidak hanya menjual tetapi Indonesia sudah bisa mengkspor mobil kebeberapa negara. Setiap tahun kemajuannya cukup signifikan, baik produksi maupun teknologi pendukung. "Kita siap dengan kondisi yang lebih besar lagi dari ini," kata Jusuf Kalla.

Di tempat sama, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johannes Nangoi mengatakan, pameran ini sangat penting bagi industri otomotif nasional. Jumlah peserta terdiri dari 31 Agen Pemegang Merek (APM) dan 361 exhibitor.

"Diharapkan dapat mendorong pasar domestik dan ekspor otomotif Indonesia," kata Nangoi.

No comments:

Post a Comment