Friday, 30 September 2016

Cukup Sebulan, Supra GTR Langsung “Banting” MX King

Setelah mengeluarkan “ayam jago” untuk melawan satu-satunya andalan Suzuki, Satria injeksi, Honda kembali keluarkan bebek sport, untuk bertempur dengan Yamaha MX King.



Namun, seakan tanpa ada perlawanan, Honda Supra GTR 150 hanya butuh 1 bulan untuk mengangkang MX King. Sebelum GTR hadir, penjualan Sepeda Motor Sport dikuasai oleh Yamaha MX King.

Meluncur pada 24 Me 2016, Supra GTR terjual sampai 3.993 unit sampai akhir bulan Mei 2016, atau hanya dalam waktu 7 hari. Kemudian pada bulan berikutnya Juni 2016, pencapaiannya melonjak menyentuh 9.326 unit,  sementara MX King hanya 6.276 unit.


Ghulam/KompasOtomotif
Bebek sport Mei-Juli 2016.
Bahkan dalam waktu tiga bulan (Mei-Juli 2016) Supra GTR punya pencapaian paling besar di segmen bebek sport, dengan kontribusi 38,85 persen, atau terjual 19.095 unit. Kemudian MX King membuntuti dengan penjualan 15.317 unit, mendapat jatah 31,16 persen.

Selanjutnya ada Sonic yang berhasil terserap pasar 8.300 unit, sementara Satria Injeksi harus harus puas dengan penjualan 6.438 unit.

Sunday, 25 September 2016

Ada Pabrik di Indonesia, Motor KTM Bisa Murah

Bocoran terbaru tentang langkah bisnis KTM-Bajaj di Indonesia kepada KompasOtomotif cukup mengejutkan. Jika konsisten, kolaborasi keduanya akan mewujudkan pabrik perakitan untuk memproduksi motor KTM.



Efek yang paling ditunggu adalah perubahan harga. Model-model yang akan diproduksi bakal punya harga yang kompetitif. Saat ini, KTM di Indonesia masih mengimpor utuh beberapa model dari India, dan itu membuat harganya melambung.

”Adanya pabrik akan membuat harga sangat kompetitif, meski masih berstatus CKD (Compeletely Knocked Down). Rencananya model yang akan dirakit adalah Duke 200 dan RC200, serta Duke 250 dan RC250,” ucap sang sumber kepada KompasOtomotif (10/8/2016).

Jika saat ini harga motor-motor KTM berada di range Rp 50-70 jutaan, sumber menyebut banderol itu bakal turun cukup jauh. Misalnya Duke 200 dan RC200 disebut bisa cuma menjadi Rp 30 jutaan.

Sementara model lain di kelas yang lebih tinggi, RC250 dan Duke 250, bakal bisa dijual di kisaran angka Rp 40 jutaan. Jika terealisasi, harga ini bakal sangat kompetitif, karena saat ini dua model yang meluncur awal tahun itu di Indonesia sudah berada di atas Rp 70 jutaan.

Tengok saja para pesaing 250 cc dari Kawasaki, Yamaha, dan Honda, yang saat ini sudah punya banderol di atas Rp 40 juta. Bahkan ada beberapa model yang mencapai Rp 60 jutaan.

KTM akan berada di atas angin dengan harga di level tersebut, namun tetap saja, ada pekerjaan rumah yang harus dipenuhi yakni menambah jaringan dan layanan purna jual untuk bisa lebih menggoda biker Indonesia.

Tuesday, 20 September 2016

IMI Perbaiki Aturan Olahraga Otomotif 2017

 Ikatan Motor Indonesia (IMI) melakukan pembaharuan terkait aturan olahraga otomotif tanah air. Nantinya aturan terbaru ini akan mulai diaplikasikan pada musim kompetisi 2017.



Perubahan dan penambahan aturan ini berlaku untuk cabang lomba roda dua mapun roda empat, seperti drag race, time rally, slalom, balap mobil, karting, balap motor, drag bike, motocross, serta grasstrack. Bersamaan dengan ini, IMI juga merancang kalender kompetisi yang akan digunakan sepanjang tahun 2017.

IMI kemudian menetapkan Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor (PNOKB), yang mengatur pelaksanaan atau penyelenggaraan perlombaan seperti Kejuaraan Nasional (Kejurnas), yang hanya dapat diselenggarakan oleh PP IMI, Pengprov IMI, Anggota Asosiasi IMI, atau Klub-klub Anggota IMI. Jadi tidak sembarang pihak bisa menggelar Kejurnas.

“Untuk menyambut tahun 2017, kami ingin memajukan olahraga otomotif Indonesia semakin baik lagi. Ini jadi landasan kami menyusun ulang aturan perlombaan yang lebih bersifat sistematis,” Jeffrey JP, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IMI dalam siaran resmi yang diterima KompasOtomotif, Rabu (10/8/2016).

“Lebih dari itu, Rancangan Kalender Nasional dan Regulasi tahun 2017 juga kami terbitkan jauh lebih awal dari biasanya, untuk memberikan efek domino yang lebih baik kepada para atlet, team, penyelenggara, media, sponsor dan pemerintah dalam hal persiapan dan koordinasi,” tutur Jeffrey.

Perubahan aturan rencananya akan akan disosialisasikan oleh IMI melalui workshop, dengan para penyelenggara event olahraga otomotif, yang tersebar di seluruh Tanah Air.

Thursday, 15 September 2016

Touring Pendek Komunitas Pengguna Mercy

Komunitas pengguna Mercedes-Benz yang tergabung dalam Mercedes-Benz Car Community (MBCC) melanjutkan agenda tahun ini dengan kegiatan ”short touring” bertajuk ”MBCC Goes To Bandung & Halal Bihalal 2016”. Kegiatan ini diadakan pada 5 Agustus hingga 7 Agustus 2016 lalu.



Touring diawali dari Rest Area KM 19 Tol Jakarta-Cikampek. Iringan konvoi yang terdiri dari 10 mobil dikawal patwal melaju hingga ke tempat penginapan di daerah Bandung. Dari sini, kegiatan silaturahmi berlangsung dengan diisi berbagai kegiatan yang mengakrabkan satu sama lain.

MBCC pun melakukan short touring lainnya di seputaran Bandung, termasuk mengunjungi Gedung Sate dan berwisata kuliner.

Dalam kegiatan ini, komunitas melakukan penyerahan piagam ”Member Of The Month” kepada lima orang anggota MBCC yang diakui rajin mengikuti kegiatan-kegiatan. Sebelum kembali ke Jakarta, komunitas menyempatkan hadir ke acara Benz Family Festival 2016 yang digelar di Secapa Hegarmanah.


MBCC
Anggota komunitas MBCC.
”Acara yang kami kemas secara sederhana ini bisa berjalan dengan baik berkat dukungan seluruh member yang hadir, tim patwal yang mengawal kami selama tiga hari dan didukung penuh oleh POENAKAVAN,” kata Ketua MBCC, Tri Kusno.
MBCC sendiri adalah klub yang berdiri pada 10 November 2012. Saat ini komunitas sudah beranggotakan 75 orang. Syarat untuk bergabung sederhan, cukup memiliki mobil Mercedes-Benz, apapun tipenya.

Bila ada yang ingin bergabung, MBCC mempersilakan untuk menghubungi Humas di nomor 081352995295 atau langsung datang ke sekretariat di Gandaria Tengah II No. 30, Jakarta.

Saturday, 10 September 2016

JK Minta Otomotif Indonesia Standar Euro IV

Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla meminta para pelaku industri otomotif nasional untuk menerapkan standar emisi Euro IV. Standar emisi yang ada saat ini (Euro II) dianggap tidak pro kemajuan industri dan menahan kinerja ekspor.



"Kalau sudah Euro IV, produsen akan senang karena bisa ekspor lebih banyak lagi mobil ke beberapa negara di luar Indonesia," ucap Jusuf Kalla dalam sambutan pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), di ICE, BSD, Tangerang, Kamis (11/8/2016).

Acara ini diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Gubernur Banten Rano Karno, pengurus Gaikindo, dan peserta lain.


KOMPAS.Com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri acara GIIAS 2016,di Indonesia Convention Exibition (ICE) BSD City Tangerang, Kamis (11/8/2016). Pameran otomotif international ini akan berlangsung 11-21 Agustus.
Wapres mengatakan, industri otomotif merupakan indikator kemajuan suatu negara. Diharapkan, ke depan Indonesia bisa seperti negara-negara berkembang lain dan bicara potensi cukup besar.

Sekarang ini, tidak hanya menjual tetapi Indonesia sudah bisa mengkspor mobil kebeberapa negara. Setiap tahun kemajuannya cukup signifikan, baik produksi maupun teknologi pendukung. "Kita siap dengan kondisi yang lebih besar lagi dari ini," kata Jusuf Kalla.

Di tempat sama, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johannes Nangoi mengatakan, pameran ini sangat penting bagi industri otomotif nasional. Jumlah peserta terdiri dari 31 Agen Pemegang Merek (APM) dan 361 exhibitor.

"Diharapkan dapat mendorong pasar domestik dan ekspor otomotif Indonesia," kata Nangoi.

Thursday, 8 September 2016

Toyota Sienta Mulai Diserahkan ke Konsumen 26 Juli 2016

Toyota Sienta resmi dikenalkan pada April 2016 berbarengan dengan arena Indonesia International Motor Show (IIMS). Mobil MPV kotak itu mulai diserahkan ke beberapa pemesannya pada 26 Juli. " Tanggal 26 Juli ada moment untuk mengapresiasi customer yang beli Sienta pertama. Moment bakal diselenggarakan di Jakarta. Kemudian penyerahan unit akan dikerjakan di 12 kota, " kata Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, di Jakarta, tempo hari. Harga Toyota Sienta
Toyota Sienta (Foto: Santo/Okezone)

Sesudah di luncurkan di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) pada April 2016, Toyota Sienta dijajal oleh jurnalis Kamis-Jumat (21-23) Juli 2016. PT Toyota Astra Motor (TAM) mengajak 36 media nasional serta lokal Jawa Barat lakukan test drive Sienta dengan rute Jakarta-Bandung.

Henry memberikan, untuk mensupport moment tersebut di luar Jakarta, Sienta telah di kirim ke diler-diler resmi Toyota di daerah. Spesifikasi Mobil Toyota Sienta

Berdasar pada data yang dipunyai Toyota, mulai sejak dikenalkan sampai akhir Juni 2016, sejumlah 2. 600 unit Sienta telah dipesan. " Yang paling banyak dipesan varian Q CVT serta V CVT. Nyaris 80 % customer pilih Sienta transmisi automatis (CVT), " tutur Henry.

Seperti di ketahui, Toyota Sienta di bandrol Rp230juta untuk varian E M/T (transmisi manual), lalu E CVT (automatis) seharga Rp248 juta. Untuk varian G di bandrol Rp242 juta untuk transmisi manual serta Rp260 juta untuk transmisi CVT.
Sesaat, varian V harga nya Rp257 juta untuk transmisi manual serta Rp275 juta untuk transmisi CVT. Harga paling tinggi Rp295 juta untuk varian Q dengan transmisi CVT.

Daihatsu Sigra Hanya Inden Sebulan

Menurut Amelia, bagi calon konsumen yang ingin memiliki Daihatsu Sigra dapat memberikan tanda jadi sebesar Rp 1,5 juta. Produknya sendiri secara resmi akan diperkenalkan di ajang pameran GIIAS 2016 mendatang. Harga Daihatsu Sigra
“Bagi calon konsumen yang ingin segera dapat Sigra bisa memberi tanda jadi sebesar Rp 1,5 juta. Tapi barang akan diantarkan setelah GIIAS karena disana nanti baru pertama kali secara resmi dikenalkan pada masyarakat,” ucap Amelia. Spesifikasi Daihatsu Sigra
Melalui jangka waktu ini, artinya calon konsumen Daihatsu Sigra akan mendapatkan waktu pemesanan atau inden sekitar satu bulan. Diperkirakan konsumen akan menerima Sigra akhir Agustus hingga September.
Daihatsu Sigra akan dibandrol dengan harga mulai dari Rp 106 juta hingga Rp 145 juta. Daihatsu Sigra hadir dengan pilihan transmisi manual dan otomatis serta dua mesin yakni 1.0L dan 1.2L.
Daihatsu resmi memperkenalkan mobil murah ramah lingkungan (low biaya green car/LCGC) berbasiskan MPV 7 penumpang, yakni Sigra. Jaringan penjualan Daihatsu yang menyebar di Jakarta telah sediakan unit display untuk menggoda calon customer. 
Terkecuali pamer, wiraniaga juga telah mulai buka pemesanan Sigra. Bahkan juga paket credit juga telah ada dengan bermacam pilihan duit muka serta cicilan. 

 " Untuk pemesanan telah kami buka, sekarang ini paket credit paling lama kami tenor lima th. gunakan Adira Finance dengan pilihan DP 20 serta 25 % memakai asuransi di depan (ADDM) atau cicilan (ADDB). Bila ingin yang lebih cepat kami juga siapkan tenor tiga th., " ucap wiranaia Daihatsu di Jakarta Timur pada Otomania, Rabu (3/8/2016). 

Menurut dia, untuk pembayaran asuransi di depan (ADDM) telah termasuk juga dalam pembayaran pertama, hingga jumlah th. bakal dikurangi sebulan. Untuk duit muka, jumlahnya beragam bergantung dari tenor dan varian Sigra yang diambil customer. 

Cuma saja saat di tanya tentang berapakah lama inden, ia menyampaikan tak dapat menjanjikanya kurun waktu dekat.

Tuesday, 6 September 2016

Toyota Calya Jadi Primadona di GIIAS, Akankah Avanza Tergerus?

PT Toyota Astra Motor (TAM) agen pemegang merk mobil Toyota di Indonesia sukses membukukan surat pemesanan kendaraan (SPK) sejumlah 8. 286 unit sepanjang 11 hari penyelengaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Toyota Calya serta Avanza adalah dua jenis yang mempunyai peran paling besar di banding product yang lain. Berdasar pada data SPK yang dipunyai Toyota, sejumlah 2. 225 unit Calya dipesan pada GIIAS, sedang Avanza cuma terpaut tidak tebal di angka 2. 123 unit. Toyota Calya

Dari perolehan angka itu, akankah yang akan datang Avanza tergerus oleh hadirnya MPV Calya? Menjawab pertanyaan itu, Henry Tanoto, Vice President Director TAM menyampaikan, masihlah sangat awal untuk mengambil rangkuman mengenai hal semacam itu. " Ya kami mesti saksikan dahulu, ini kan baru aktivitas yang singkat di GIIAS, jadi kami butuh saat. Harga Toyota Calya

Toyota Calya (Foto: Santo/Okezone)

Namun sekurang-kurangnya ini memanglah adalah tanda-tanda kalau Toyota Calya memperoleh tanggapan yang cukup baik di orang-orang, " kata Henry. Ke depan, Henry mengharapkan tanggapan orang-orang pada Calya makin bagus. Diluar itu, ia juga mengharapkan Calya bisa jadi satu diantara product yang dapat menjawab keperluan orang-orang Indonesia. Di samping ke-2 product andalan Toyota itu, terdapat banyak product yang lain yg tidak terlepas dari perhatian pengunjung sepanjang GIIAS berjalan. " Bila dari segmen ya yang besar di segmen Avanza serta Calya. Ini segmen-segmen yang besar. Terkecuali di segmen itu ada Sienta, Innova, serta Fortuner. Jadi saya rasa di situ memanglah adalah segmen-segmen yang dengan cara market juga terbesar di market automotif Indonesia, " katanya. Pada GIIAS 2016, TAM menolakan 30 mobil. Booth Toyota di desain sedemikian rupa dengan rencana ‘Let’s Go Beyond, Here for a Wonderful Tomorrow’. Lewat booth itu, TAM menginginkan beberapa pengunjung GIIAS 2016 bisa lihat serta rasakan beragam product andalan dengan design serta tehnologi paling depan yang diperkembang Toyota.

Monday, 5 September 2016

Gaikindo Berharap Pameran Rangsang Industri Otomotif

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kembali menggelar pameran berskala internasional di Indonesia Convention and Exhibition (ICE), Kawasan BSD City, Tangerang, Kamis (11/8/2016). Ajang ini berlangsung sepuluh hari ke depan, 11-21 Agustus 2016.



Pameran kali ini hadir mengusung tema baru “Green Technology for a Better Future”. Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla bersama dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto turut hadir dalam acara pembukaan.

Johannes Nangoi Ketua Umum Gaikindo menyampaikan, otomotif menjadi salah satu industri penting di Indonesia.

"Keberadaan pameran otomotif ini juga diharapkan bisa menstimulus pertumbuhan industri otomotif nasional. Lebih dari itu bisa untuk bisa menyumbang kemajuan ekonomi nasional," ujar Nangoi, dalam sambutannya.

Baca juga: JK Minta Otomotif Indonesia Standar Euro IV

Wakil Presiden Republik Indonesia melanjutkan, ke depanya Indonesia digarapkan bisa menjadi indikator kemajuan industri oromotif, sama seperti negara maju lainnnya. "Industri otomotif memiliki multiplier efek. Ketika berkembang maka ribuan industri pendukungnya akan ikut berkembang," tutur Wakil Presiden.

Jusuf Kalla juga memgapresiasi kemajuan induatri otomotif yan audah dirasakan, dari yang sebelumnya impor sampai bisa mengekspor ke negera lain. "50 tahun perkembangan panjang industri otomotif Indonesia, mulai dari CBU, SKD sampai bisa produksi sendiri," kata Kalla.